May 29th, 2010
yUML.me Lebih Cocok UML Sederhana, Lalu Apa Penggantinya?
Setelah menulis artikel berjudul “Pembuat UML Berbasis Web: Yuml.me” dan bersusah payah menggunakan yUML.me untuk membuat class diagram yang sebenarnya tidak simpel, akhirnya saiapun mendapat hasil generasi UMLnya dalam bentuk gambar yang sebenarnya cukup besar. Awalnya saia merasa lega, karena class diagram tersebut, yg sebenarnya tugas kuliah saia, sudah selesai. Tetapi, ketika mencoba disalin ke MS Word.. “Lho koq kliatannya kecil yah? Coba ah print, wong cuma serahin laporan sementara”, saia berguyon dengan teman kelompok saia
. Hasilnya setelah di print, tulisan pada class diagam tersebut nyaris tak terbaca…
Akhirnya saia mencoba mencari piranti lunak pembuat UML lain yang mungkin bisa membantu saia dalam hal masalah keefisiensian penggunaan space kertas, sehingga bisa lebih bagus dan kelihatan ketika diprint ke kertas. Saia kemudian mencari kesana kemari, dan akhirnya berujung pada halaman FAQ dari yUML. Kemudian, saia coba baca-baca faqnya. Ternyata disitu tertulis, “yUML saves you time. It’s designed to for those that like to create small UML diagrams and sketches.”. Weleh baru nyadar klo ga cocok sama class diagram yang kelompok saia buat. Sedikit ke bawah lagi, “yUML is designed for light, back-of-napkin style UML usage. This won’t suite every project. Desktop tools tend to offer more control over layout, more diagram types, fuller support for the UML specification etc. If you want all that stuff, we suggest taking a look at UMLet – a nifty free desktop tool.” Langsunglah saia menuju TKP di sini.
Setelah melihat-lihat secara dingkat tentang yang namanya UMLet. Saia langsung hajar saja unduh. Setelah pakai-pakai, “Ini dia piranti lunak pembuat UML yang cocok dengan keinginan saia, sudah gratis, multi OS pula”. Langsung dah saia pakai UMLet dan menyelesaikan tugas kelompok kami.
Baca lebih lengkap tentang UMLet di post saia di SINI.
[...] cerita selingan di sini, sekarang saia akan membahas sedikit tentang piranti lunak pembuat UML lainnya yang menurut saia [...]